Posts

5 songs i over-played and never less love

Image
daftar ini saya buat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dan atau sponsor dari pihak manapun. pasti kisanak sekalian punya beberapa lagu sakti yang selalu ada di alat pemutar musiknya ya kan? atau yang selalu jadi bahan request di radio tiap acara song on request, atau kalau karaoke mentok-mentok pasti lagu ini. sampai handai -taulan selalu mafhum. baiklah kisanak, kali ini saya hendak berbagi 5 lagu yang sudah mendiami relung kuping sekian lama.  1. Michael Buble - Everything  saya lupa kapan pertama tahu lagu ini, yang pasti, sejauh yang saya ingat, sejak kenal mp3. dentingan piano yang ringan di intro, diikuti suara Buble yang berat-berat seksi di lagu ini sukses merajai tangga lagu eargasm saya kali ini.  mendengarkan lagu ini selalu berhasil  membuat saya jadi semacam perempuan yang sedang jatuh cinta dengan sang lelaki. semua yang dibilang Buble, saya amini sambil senyum-senyum sendiri. jadi, buat kisanak yang awam tentang perkara jatuh hati, ...

dilarang minum kopi

karena baru sembuh dari sakit, saya jadi latah sok-sokan makan makanan bergizi minus imunisasi. akhir-akhir ini dada saya memang sering sesak sih. sesaknya menganggu sekali. sampai-sampai pas ganti baju saja sering sakit. saya pikir alergi dingin, teman-teman lain bilang keseringan ngopi.  saya pikir -pada awalnya- apa hubungannya coba?  setelah periksa di gmc, lah, ternyata benar. asam lambung saya naik, menekan jalan pernapasan, jadi sesak. kenapa asam lambung saya naik? kebanyakan konsumsi kopi.  nah lho. dasar bandel. jadinya, saya puasa ngopi sudah seminggu terakhir ini. bayangkan, menyedihkan sekali. bertambah lagi daftar kesepian saya. ditinggalkan kopi. padahal dia satu-satunya benda mati yang memahami saya lebih baik daripada makhluk hidup. ah, saya tidak pernah menyangka, bagaimana sesuatu yang sangat kamu cintai, bisa melukaimu sebegininya. 

Chairil Anwar's ''Cintaku Jauh di Pulau".

Image
photo by: Keumala Cintaku jauh di pulau, gadis manis, sekarang iseng sendiri Perahu melancar, bulan memancar, di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar. angin membantu, laut terang, tapi terasa aku tidak ‘kan sampai padanya. Di air yang tenang, di angin mendayu, di perasaan penghabisan segala melaju Ajal bertakhta , sambil berkata: “Tujukan perahu ke pangkuanku saja,” Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh! Perahu yang bersama ‘kan merapuh! Mengapa Ajal memanggil dulu Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?! Manisku jauh di pulau, kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri. (Chairil Anwar, 1946)

hal-hal yang dipikirkan

seringkali, tiap malam, saya tidur dengan memikirkan banyak hal hal-hal yang saya pikirkan berupa-rupa jenisnya kadang sekadar perihal ringan, seperti, mendaftar barang-barang apa saja yang perlu saya beli; kapan bisa membelinya; di mana; atau berapa uang yang saya butuhkan. kadang perkara cukup berat, seperti, tugas kuliah apa yang belum saya kerjakan; kapan mau mulai; kapan harus ke perpustakaan; kapan mau mengganti buku perpustakaan yang hilang; atau apakah besok sebaiknya saya bolos kelas atau tidak. lain waktu, kepala saya dipenuhi dengan wacana kelas kakap: tentang paham. saya tidak pernah benar-benar paham. sebagian besar kadar paham saya akan sesuatu --baik itu materi presentasi sampai keputusan Tuhan-- hanya saya amini begitu saja. bulat-bulat. seperti yang saya pernah akui, penjelasan lebih lanjut terkadang hanya bikin saya tambah bingung, alih-alih menerima, bisa jadi saya berbalik murka, kemudian menuntut tidak terima. repot kan? makanya, kalau hati saya sudah ...

Glagah Beach, Wates, Purworejo.

Image
My poor 1,3 mega pixel phone's camera can't stand it. It’s getting dark. The night starts to crawl. As the sky begins to change color to a thicker grey, the sun shaped  like an orange ball with a bright yellow tinge in the middle. It slowly goes down, prepares to hide under the sea. The light left can no longer irradiate the sea and the sand. When the shadow of the inanimate begins to fade, everything now looks like only a silhouette.