Talking about Yogyakarta is talking about places it has. To name one, we can mention Malioboro, its most well-known street. While walking along this street, we can find various things; foods, souvenirs, batik , and even art performances. Another must stop shopping spot is Beringharjo market. As the largest traditional market in Yogyakarta , it provides batik and souvenirs as well . In order to get a good pr ice , we should be a good bargainer too. We can go along Beringharjo and do the window shopping by walking , because it is located inside one building. Yogyakarta is identical to Malioboro. For everyone who took time to Yogyakarta will list Malioboro in their must-visit list . Until now, this place still survives as the trade center and becomes one icon of Yogyakarta. About the name, t here are two versions of it. The first, it is taken fr...
Saya bukan fangirl kucing, bukan pula aktivis pembela hak-hak binatang. Saya menyayangi hewan dalam level bahwa mereka patut dihormati hak-hak hidupnya. Saya juga masih percaya bahwa mereka punya perasaan, jadi saya ndak suka sembarangan melakukan tindakan kasar sama mereka. Tapi ya sebatas itu. Saya bukan tipe mereka yang mau repot-repot kampanye menyuarakan hak-hak hewan. Hak-hak manusia saja masih belum terpenuhi sih, haha. Saya juga bukan tipe yang suka lama-lama meluk kucing. Ndak tahan bulunya. Berguguran di tangan macam martir perang di medan pertempuran #halah.
sebuah upaya menerjemahkan. dari versi bahasa Inggris A Walk to Kobe oleh Philip Gabriel . part 1 read here . part 2 read here . *** Kuayunkan kakiku dari Nishinomiya ke Shukugawa. Matahari belum terlalu tinggi, namun sudah cukup terang dan hangat. Dengan langkah-langkah lumayan gegas seperti ini tak ayal aku mulai berpeluh. Memang, aku tidak perlu peta untuk tahu di mana kira-kira aku berada saat ini. Hanya saja, saat ini aku sudah tidak ingat lagi nama-nama jalan yang ada. Aku yakin, dulu, jalan ini pasti sudah pernah aku lalui beratus-ratus kali, tapi sekarang benar-benar tidak ada gambaran sama sekali. Kosong. Kenapa aku tidak bisa mengingat apapun? Aneh. Aku merasa asing. Seakan-akan pulang ke rumah dan mendapati semua furniturku berganti rupa. Tak butuh lama, aku menyadari alasannya. Tempat yang dulu kosong, kini telah berisi; dan tempat yang dulunya selalu terisi kini kosong - seperti klise negatif dan positif foto yang saling menggantikan satu ...
Comments
Post a Comment