Posts

tentang sebuah perpisahan di akhir tahun 2020.

Image
pernah tidak, sedang ketawa-ketawa tanpa dosa terus mendengar kabar super buruk nan mengejutkan, lantas terdiam sama sekali. ibarat di film-film drama, semua musik pengiring jadi sumbang nadanya, kemudian berangsur-angsur tenggelam, hilang. tidak lupa ada efek editing jungkir-balik untuk menegaskan betapa terkejutnya kamu.  iya, itu aku. tanggal 16 desember 2020 lalu.  sebabnya, aku dengar kabar yang bikin hati melorot: mbak bosku di kantor, yang aku love & respect, (terpaksa) pergi.  hah. iya, aku tahu tuhan itu bekerja dengan cara yang misterius. aku juga tahu dunia orang dewasa itu dipenuhi dengan hal-hal tidak terdugong. tapi... tapi.. hah, tetap saja rasanya menyebalkan!  benar-benar,  2020  sungguh luar biasa bikin jengkel. seakan-akan sepanjang umurnya belum cukup menyedihkan, di penghujung, ia ingin mengukuhkan dirinya sebagai tahun paling tengik di dekade ini.  well, setidaknya ya, untukku.   .... dear mbak mel,  sungguh tid...

Untuk Mbak Putri.

Image
Sudahkah saya bercerita kepadamu, betapa saya tidak menyukai perpisahan? Hari ini adalah hari perpisahan lagi. Kali ini dengan seseorang yang sungguh tidak saya sangka bisa bikin saya menangis. Namanya Mbak Putri. Mbak Putri adalah atasan saya di kantor. Jadi, untuk post blog --yang sudah berdebu-debu ini, saya ingin menghadiahi beliau dengan ini. Karena, bagi saya cara terbaik untuk merayakan seseorang adalah melalui tulisan.  Dear Mbak Putri yang galak, saya mau mengaku nih. Di tiga bulan pertama di sini, saya pernah menangis gara-gara kegalakan Mbak. Hehe. Waktu itu, perkara pekerjaan GIIAS yang sungguh-sungguh bikin shock. Sebagai anak lulusan kota Jogja yang terbiasa selo dan tidak pernah didera-dera, saya sempat hampir semaput mendengar semua instruksi dari Mbak. Saya telepon teman dekat saya sambil menahan tangis, menahan lapar, dan ngantuk. Tapi, dari situ mata batin saya jadi terbuka, bahwasanya ya pekerjaan di industri ini ya begitu. Tidak bisa plintat-plintut. Tid...

Yang Baru.

Tidak ada hal menarik yang dialami. Jadi tidak ada yang pantas diceritakan. Mungkin aku butuh yang baru.

Ey

Image
It's been centuries since the last time I updated this blog. Kehidupan corporate slave alias BuNi (Budak Nippon) ternyata sungguh sangat melelahkan. Ini bulan ke-14 aing kerja dan tanda-tanda kebosanan mulai terendus. Jadi, akan update apa ya? mike wilson's

Berpindah Kota

Hai, halo! Hahaha. Postingan kemarin udah sekitar 2 bulan yang lalu, ya? Ada beberapa life changing events yang terjadi lho. Halah. Gaya amat ya. Haha. Baiklah. Pertama, wisuda! Tanggal 17 Februari 2015 di GSP UGM bersama 1500+ wisudawan wisudawati UGM lainnya. Ehe. Ehe. Resmi alumni /slash/ pengangguran. Ehe. Oh iya, seminggu kemudian saya resmi pindah dari Yogyakarta. Ndak usah ditanya perasaan saya gimana. Babak belur. Thanks to Mamah yang membuat rencana pindahan super mendadak ini. Saya hampir-hampir ndak sempat mengucapkan selamat tinggal dan melakukan sedikit dramatisasi. Ihiks. Cuma sempat ngumpul sama anak-anak di Hoshakilla. Terus sibuk ngurusin packing barang, pesen tiket, jual motor, persiapan wawancara (lagi) di Jakarta. Total, lima hari setelah wisuda saya benar-benar pergi dari Yogyakarta. Begitu cepat. Begitu cepat. Bahkan, saya tidak punya waktu untuk menangis. Hari terakhir, Sabtu 21 Februari 2015, saya menyempatkan diri ke kampus. Terlalu sentimentil. Satu p...